Ulama mengatakan ini cara halus orang untuk menggelincirkan umat untuk mengingkari tuhannya. Sejalan dengan hadist Nabi ; “ Syirik yang dilakukan umatku lebih tersembunyi dari semut halus yang merayap di atas batu besar“ (HR. Al-Hakim). Primbon bukan ajaran Islam tetapi ajaran di luar Islam dan sangat bertentangan dengan Islam hukumnya wajib untuk tidak diikuti.
Tauhid terambil dari bahasa Arab yang asal katanya “Wahid” (satu). Tauhid yang dimaksud adalah mengi’tiqadkan (meyakini) bahwa Allah hanya satu, tidak ada syarikat bagi-Nya. Tauhid itu ada tiga :
1. Tauhid rububiyah
Adalah mengi’tiqadkan bahwa Allah berkuasa diseluruh alam. Berdasarkan firman-Nya,
“ Segala puji bagi Allah, Tuhan penguasa sekalian alam “ (Qs. Al-faatihah/1 : 2)
2. Tauhid uluhiyah
Adalah mengi’tiqadkan bahwa Allah saja yang berhak disembah. Allah berfirman,
“ Dan Tuhanmu adalah Tuhan yang Maha Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melain Dia, yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang “ (Qs. Al-Baqarah/2 : 163)
3. Tauhid asma’ dan sifat
Adalah menetapkan sifat dan nama Allah seperti apa yang ditetapkan oleh Allah dan Rasul-Nya tanpa ta’wil (menafsirkan), tamtsil (menyamakan), ta’thil (meniadakan) dan takyif (bagaimana). Seperti Istiwa, tangan, dll. Sebagaimana yang diilustrasikan Syech Siti Jenar yang pada akhirnya dihukum mati. Berdasarkan firman Allah,
“ Tidak ada sesuatu apapun yang serupa dengan Dia, dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Qs. Asy-Syuura / 42 : 11)
Sesungguhnya Allah SWT memiliki hak atas setiap diri hamba-hambanya dan ini akan ditagih oleh Allah SWT di akhirat nanti. Dalam Al-Qur’an kita diingatkan ; “ Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku “ (Qs. Adz-Dzaariyaat/51 : 56). Korelasi ayat ini adalah kenapa Allah mengutus para Rasul ? karena mengajak manusia beribadah semata-mata hanya kepada Allah dan meniadakan syirik.
Faedah tauhid ada 3 :
1. Menghapuskan dosa
Firman Allah,
“ Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan sesuatu (syirik) dengan dia, dan dia mengampuni dosa yang selain dari syirik itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya. “ Qs. An-Nisa’/4 : 116)
2. Memperoleh hidayah di dunia
“ Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur adukan iman mereka dengan kedzaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk “ (Qs. Al-An’am / 6 : 82)
3. Terbebas dari siksa neraka
Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW,
“ Hak seorang hamba atas Allah adalah tidak menyiksa dia apabila tak menyekutukannya dengan sesuatu “ (HR. Bukhari-Muslim)
Tauhid adalah skala prioritas dalam kehidupan umat dan sangat urgen. Tauhid merupakan dasar dan asas agama Islam yang terbentuk dalam kalimat “LA ILAHA ILLA ALLAH“. Maknanya adalah tiada tuhan di langit dan di bumi yang berhak untuk disembah kecuali Allah. Dan ketahuilah bahwa LA ILAHA ILLA ALLAH adalah kunci syurga, sedangkan kunci tidak dapat dibuka jika tak bergigi, maka gigi-gigi itulah syaratnya.
Syarat-syarat LA ILAHA ILLA ALLAH ada 8 :
1. Mengetahui maknanya yaitu meniadakan segala sesembahan selain Allah dan menetapkan sesembahan hanya kepada Allah semata (Qs. Muhammad/47 : 19)
2. Yakin yaitu meniadakan keraguan dalam hati (Qs.Al-Hujuraat/49 : 15)
3. Menerima yaitu menerima kandungan kalimat tersebut dengan hati dan lisanya (Qs. Ash-Shaaffaat/37 : 35-36)
4. Tunduk dan berserah diri (Qs. Az-Zumar/39 : 54)
5. Tunduk dan meniadakan sifat sombong yaitu mengucapkannya secara jujur dari dalam hati (Qs.Al-Ankabuut/29 : 1-3)
6. Ikhlas yaitu membersihkan amal perbuatan dengan niat yang bersih dari segala yang menyekutukan Allah (Qs. Al-Bayyinah/98 : 5)
7. Cinta yaitu mencintai kalimat ini, kandunganya dan orang-orang yang mengamalkanya serta membenci segala sesuatu yang bertentangan dengannya (Qs. Al-Baqarah/2 : 165)
8. Mengingkari semua thoghut (sesmbahan selain Allah) dan meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan dan sesembahan (Qs. Al-Baqarah/2 : 256)
Wallahu a’lam